Sabtu, 24 Juli 2010

" Study Club PGSD "

Study club
Bicara mengenai hal-hal yang berbau dengan pendidikan, ini dia… HIMADIGSAR juga gag kalah eksis loh dengan ngadain suatu perkumpulan atau komunitas yang berhubungan dengan dunia pendidikan tersebut. Ya…. Tepat sekali, salah satunya dengan ngadain suatu perkumpulan mahasiswa yang inti didalamya belajar bersama-sama menciptakan suatu inovasi baru mengenai media pembelajaran yang efektif, yang biasa disebut Study Club.

Study Club merupakan salah satu program dari HIMADIGSAR yang terbilang new di dunia pendidikan yang merupakan realisasi Proker (Program Kerja) HMPS PGSD (HIMADIGSAR). Berdiri pada tanggal 25 Maret 2010 ini pada mulanya diberi nama Klub Belajar, namun setelah consul eke Bapak Purek 3 (Pak Hanif) dan Bapak Kaprodi kita (Pak Ibadullah) alhasil Klub Belajar disulap namanya menjadi Study Club oleh beliau berdua berdasarkan kesepakatan dengan teman-teman HIMADIGSAR lainnya.
Ehmmm….. mau tau gak, apa sih yang sebenarnya menjadi latar belakang berdirinya Study Club itu sendiri?

Untuk itu, redaksi Genesis telah berhasil mewawancarai salah seorang yang menjadi bagian dari Study Club ini…
Yuupzz… Siapa yang tak kenal dengan narasumber kita satu ini. Bernama lengkap Sugeng Heri Setiawan, namun lebih akrab dipanggil Mas Wawan yang merupakan salah satu penghuni kelas IV-E PGSD inilah yang nantinya akan menemani kita untuk mengorek sisi lain (ceileeh bahasanya) dari Study Club itu sendiri.
Okaii…. Yuk kita simak !!!!
Yang melatar belakangi berdirinya Study Club ialah belum adanya wadah (air kaleee) hee…. Yups balik lagi… latar belakangnya ialah belum tersedianya wadah untuk mengembangkan potensi dalam mengembangkan pembelajaran khususnya dalam menciptakan alat peraga dan media pembelajaran yang efektif.

Kegiatan yang dilakukan oleh teman-teman Study club ini, menurut penuturan cowok bertubuh tinggi dan berpawakan gak kurus dan gak gemuk ini….(hwalaaah), mereka belajar bersama-sama, mengumpulkan materi mengenai media pembelajaran dan mengaplikasikannya dalam proses pembelajaran media pembelajaran secara langsung kemudian ada kegiatan sharing lingkup akademis perkuliahan.

Dan yang paling enaknya lagi, dalam kegiatan study club ini gak ada ceritanya jadi guru atau pun murid. Semuanya sama, sama-sama belajar, sharing lingkup akademik, serta masing-masing mahasiswa yang masuk di dalam komunitas ini nantinya akan mendapatkan berjubel manfaat, sebagai contohnya kita bisa tau materi kuliah yang sebelumnya belum diajarkan oleh bapak/ibu dosen melalui kegiatan sharing-sharing, kemudian kita bisa bersama-sama menciptakan media pembelajaran baru serta memodifikasi media pembelajaran yang sudah ada menjadi sebuah media pembelajaran baru yang tentunya lebih efektif. Seperti yang dituturkan oleh cowok yang ngakunya mempunyai hobby belajar (GJ mode ON) serta mengaku doyan bikin puisi …. (hwalah.. lebay) . . . . .

Kemudian ditambahkan pula oleh cowok yang juga dianugrahi jabatan sebagai staf humas internal dalam HMPS PGSD ini menjelaskan bahwa proses belajar, yaitu yang pertama adalah dari semua anggota kemudian dibentuk beberapa kelompok dan untuk tiap-tiap kelompok membuat satu buah media pembelajaran lalu kemudian setiap kelompok yang sudah dibentuk itu mempresentasikan hasil dari kelompoknya mulai dari cara membuat sampai cara penggunaan materi ajar itu kepada kelompok lain.

Kita pasti penasaran, sebenarnya kapan sih anak-anak Study club ini berkumpul untuk saling bertukar informasi serta belajar bersama-sama???
“Sssiiip…. Kita akan mengulasnya sekarang.” Jawab mas wawan ketika ditanya mengenai hal itu, masalah ngumpul-ngumpulnya, biasanya diagendakan dalam 1 bulan terdapat 2 kali pertemuan yakni pada minggu pertama dan ketiga pada hari senin pada pukul 12.30 bertempat di laboratorium PGSD.
(Hhayoo… yang mau ikut langsung aja meluncur ke TKP (lhooh… ke lab PGSD maksudnya…)

Hhyooo…. Siapa mau ikut Study Club ini…. Seru banget loh …
Eeeiits…. Tapi maaph udah gak bisa,,, kenapa???? Menurut penuturan mas wawan nie,,
“Bagi yang mau ikut Study Club… mohon maaaaaaph buanget untuk tahun akademik ini sudah ditutup, hehee… tapi tenang saja, bagi yang berminat besok pada tahun akademik selanjutnya bisa menghubungi sekretariatan guna informasi lebih lengkapnya.” kata cowok kelahiran Magetan, 1 Mei 1987 ini.
Klub belajar (lebih bekennya) Study Club diperuntukkan bagi siapa saja (mahasiswa IKIP PGRI Madiun prodi PGSD) yang berminat untuk ikut menjadi salah satu bagian dari peserta Study Club yang sudah disosialisasikan kemarin.
Sampai akhirnya terkumpul 39 anggota yang menjadi peserta Study Club pada tahun akademik ini..

Oh iya…. Dari tadi ngecuprus bahas apa itu Study Club, hampir ada yang kelupaan mengenai siapa sih yang sebenarnya menjadi pencetus berdirinya Study Club itu sendiri???
Yuuupz… Study Club terbentuk karena merupakan bentuk realisasi proker HMPS PGSD (HIMADIGSAR) yang merupakan usulan dari mahasiswa Prodi PGSD itu sendiri yang kemudian didukung oleh para dosen beserta Kaprodi PGSD. ( Waaah…. Keren yaaaa!!!!)
Moga dengan adanya komunitas-komunitas seperti ini, nantinya akan menjadikan Prodi kita menjadi semakin lebih maju dan selalu bisa memberikan yang terbaik untuk kampus kita tercinta ini…

Okaii guys,, Sekian dulu dari Gen’s red..
C_U in the next edition all…
Succes selallu deh buat Study Club.... Okaii !!!!

: nyu2n ^o^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar